Advertisement
LAPORAN//TONI
THE NEWS.CO.ID
JAKARTA-Peringatan malam Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal berlangsung khidmat sekaligus sarat pesan kebangsaan.
Mengusung tema “Jembatan Harmoni Peradaban”, kegiatan ini menegaskan pentingnya nilai kasih sayang, keadilan, persaudaraan, dan harmoni sosial dalam kehidupan masyarakat majemuk.
Tema tersebut merefleksikan semangat kebersamaan lintas komunitas yang selaras dengan nilai toleransi dan persaudaraan dalam Alquran.
Dalam kegiatan ini, kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) yang merupakan bagian dari Agung Sedayu Group dan Salim Group turut berkontribusi sebagai sponsor untuk mendukung terselenggaranya acara keagamaan tersebut. Ketua Panitia Nuzulul Qur'an Masjid Istiqlal, Mas'ud Halimin, mengatakan pemilihan tema dilatarbelakangi oleh kekayaan peradaban dan kebudayaan Indonesia.
Menurutnya, nilai-nilai Alquran dapat menjadi energi pemersatu yang menjembatani keberagaman budaya di Nusantara.
“Kita berharap momentum Nuzulul Quran ini menjadi jembatan harmoni peradaban, di mana nilai-nilai Al'qur'an menjadi perekat bagi kita semua sehingga terikat dalam kesadaran kolektif sebagai anak bangsa yang disatukan oleh semangat ukhuwah islamiah,” ujarnya.
Dia menambahkan, nilai universal Alquran juga mampu menjadi jembatan dialog antarperadaban. Pada peringatan tahun ini, Masjid Istiqlal berkolaborasi dengan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), menegaskan Islam di Indonesia tumbuh dalam semangat keberagaman dan akulturasi budaya.
Rangkaian kegiatan yang digelar pun beragam, mulai dari dialog kebangsaan, pertunjukan seni budaya Live Sand Painting yang mengangkat sejarah Islam Tionghoa di Indonesia, hingga peluncuran program wakaf Alquran iluminasi bernuansa budaya Tionghoa sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Tak hanya menjadi sponsor, Agung Sedayu Group melalui Masjid Al-Ikhlas PIK juga berpartisipasi sebagai wakif dalam program wakaf Alquran iluminasi bernuansa budaya Tionghoa. Penyerahan wakaf tersebut diwakili oleh Restu Mahesa selaku Ketua Yayasan Masjid Al-Ikhlas PIK. Program wakaf ini diharapkan memberi manfaat bagi umat sekaligus memperluas syiar Alquran di tengah masyarakat.
Dukungan PIK2 dalam kegiatan ini menjadi bagian dari partisipasi dalam kegiatan keagamaan yang mempererat kebersamaan dan harmoni sosial.
Keterlibatan tersebut juga mencerminkan komitmen untuk mendukung kegiatan sosial dan spiritual, khususnya di bulan suci Ramadan.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Dalam sambutannya, ia menegaskan peringatan Nuzulul Quran merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali pesan kemanusiaan universal dalam ajaran Islam.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Agung Sedayu Group atas kontribusinya dalam memakmurkan Masjid Istiqlal, termasuk bantuan 1.000 eksemplar Alquran serta fasilitas layar proyektor raksasa yang dapat membantu jamaah mengikuti kegiatan dari berbagai sudut masjid.
Menurutnya, sejarah menunjukkan Islam berkembang pesat di berbagai belahan dunia karena kekuatan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran.
Melalui peringatan Nuzulul Quran ini, diharapkan semangat Ramadan tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam keberagaman.
Dukungan berbagai pihak, termasuk PIK2, menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Alquran dapat menjadi fondasi dalam membangun peradaban yang damai, harmonis, dan penuh keberkahan.

