Advertisement
LAPORAN//TONI
THE NEWS.CO.ID
JAKARTA NASIONAL-PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), emiten di mana Rebecca Halim – istri dari Sugianto Kusuma atau Aguan – tercatat sebagai pemilik manfaat, menunjukkan kinerja yang tetap tangguh. Muncul target harga saham ERAA.
Erajaya (ERAA) mencetak pertumbuhan laba bersih sebesar 15,8% yoy menjadi Rp 1,2 triliun pada 2025 dibandingkan 2024 yang sebesar Rp 1 triliun.
Perolehan tersebut mencapai 104,7% dari estimasi kami dan 97,8% dari konsensus pasar,” tulis analis MNC Sekuritas, Catherine Florencia M dalam risetnya, yang dikutip pada Rabu (22/4/2026).
Adapun pendapatan emiten berkode saham ERAA tersebut tumbuh 17,4% yoy menjadi Rp 76,6 triliun pada 2025 dibandingkan 2024 yang sebesar Rp 65,3 triliun. Pendapatan itu setara dengan 105,5% dan 104,7% dari estimasi MNC Sekuritas dan konsensus pasar Kinerja ERAA didukung oleh pemulihan pertumbuhan penjualan secara signifikan di toko yang sama (same store sales growth/SSSG) yang melonjak menjadi 31,5% pada kuartal IV-2025 dibandingkan -1,7% selama 9 bulan pada 2025. Secara kumulatif, SSSG 2025 mencapai 7,4%.
“Momentum ini diperkirakan berlanjut ke awal 2026, dengan SSSG mencapai 26,2% selama 2 bulan pada 2026,” ungkap Catherine.
Menurut dia, diversifikasi bisnis ERAA mulai terlihat. Berdasarkan lini bisnis, segmen digital tetap menjadi kontributor utama pendapatan (+10,9% yoy). Namun, segmen gaya hidup aktif tumbuh sangat tinggi (+154,7% yoy). Segmen makanan dan nutrisi juga tumbuh kuat (+44,6% yoy).
“Hal itu menunjukkan adanya diversifikasi bisnis yang makin jelas di luar ketergantungan pada siklus penjualan smartphone,” jelas Catherine.
MNC Sekuritas melihat ERAA berada dalam posisi yang relatif lebih baik untuk menghadapi volatilitas biaya dan permintaan. Hal ini didukung oleh fokus perseroan pada konsumen kelas menengah-atas dan eksposur pada segmen smartphone premium.
Selain itu, ekspansi berkelanjutan di segmen gaya hidup aktif serta segmen makanan dan nutrisi memberikan tambahan sumber pertumbuhan dan margin di luar bisnis utama.
MNC Sekuritas memperkirakan pertumbuhan pendapatan Erajaya (ERAA) tahun ini sebesar 4,5% yoy dan laba bersih meningkat 8,4% yoy.
Hal tersebut mempertimbangkan basis kinerja 2025 yang sudah tinggi, normalisasi pendapatan setelah konsolidasi JD Sports, serta tekanan dari faktor geopolitik dan biaya transportasi.
Sebab itu, MNC Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy saham ERAA. Target harga saham ERAA dipatok sebesar Rp 500.
Target harga saham ERAA mencerminkan estimasi P/E sebesar 6,1 kali dan 5,5 kali untuk 2026 dan 2027, serta PBV sebesar 0,7 kali untuk 2026 dan 2027. Valuasi ini menunjukkan saham ERAA berada pada level yang relatif menarik.


