Advertisement
LAPORAN//TONI
THE NEWS.CO.ID
BOGOR DRAMAGA – Suasana duka mendalam menyelimuti anggota Satuan Linmas, saat mereka menggelar acara peringatan 7 hari wafatnya rekan mereka yakni anggota terbaik mereka, yang juga gugur saat menjalankan tugas, Almarhum Abah Bidong bin Uca. Acara ini digelar sebagai wujud penghormatan terakhir sekaligus mengenang segala pengabdian dan kebaikan almarhum semasa hidup.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Regu LinmAs Desa Petir, Suhandi, seluruh rekan, kerabat, dan warga mendoakan dengan tulus. Semoga Allah SWT senantiasa menerima segala iman, Islam, serta amal ibadah almarhum. Doa juga dipanjatkan agar beliau terbebas dari segala beban dan kesusahan termasuk hal-hal berat yang mungkin pernah dirasakan selama 9 tahun lamanya serta ditempatkan di tempat paling mulia di sisi-nya. Tak lupa, doa dipersembahkan bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberi kelimpahan rezeki, kekuatan, dan ketabahan hati menghadapi kepergian beliau.
Di mata seluruh rekan seperjuangan, kepergian Abah Bidong meninggalkan kehilangan yang sangat besar. Selama masih hidup, beliau dikenal sebagai sosok pekerja keras yang tak pernah mengenal lelah, selalu menjaga silaturahmi, dan sangat dekat dengan seluruh anggota, maupun rekan-rekan satuan dari lingkungan Desa Petir hingga Kecamatan Dramaga.
“Beliau itu sosok yang sangat memanjakan kami, sangat menyayangi dan memperhatikan semua anggota,” ungkap salah satu rekan yang hadir, dengan nada haru.
Diketahui, jumlah keseluruhan anggota dalam satuan ini berjumlah 10 orang, dan almarhum merupakan Anggota ke-5. Sebagai tanda penghormatan istimewa, sejumlah bendera dikibarkan dan dipasang di lokasi acara. Bendera-bendera ini sengaja disiapkan khusus untuk mengenang jejak langkah, jasa, dan pengabdian almarhum selama bertugas di lingkungan pemerintahan wilayah Kota Limas.
Kepergian Abah Bidong tidak hanya meninggalkan kenangan duka, tetapi juga meninggalkan teladan kebaikan, semangat pengabdian, dan rasa persaudaraan yang erat, yang akan terus diingat dan dicontoh oleh seluruh rekan yang ditinggalkan. Pungkasnya.

