Advertisement
LAPORAN//TONI
THE NEWS.CO.ID
BOGOR DRAMAGA - Upacara Kenaikan bendera merah putih dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor dalam rangka puncak acara kegiatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Upacara dihadiri ratusan peserta dari semua stakeholder yang ada di kecamatan Dramaga termasuk para undangan.
Usai menjalankan tugas sebagai inspektur upacara Camat Dramaga, Atep S Sumaryo mengatakan bahwa pagi tadi dilaksanakan upacara kenaikan bendera sang saka merah putih dan pada sore nanti akan dilaksanakan upacara penurunan bendera sang saka merah putih.
"Dengan semangat kemerdekaan yang temanya Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur kami dari Pemerintahan Kecamatan Dramaga bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, sehingga mereka bisa merasakan kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran," Ujar Atep Senin, 17/08/2026.
Selanjutnya Ia mengungkapkan bahwa menjadi inspektur upacara pada perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 merupakan yang terakhir, sesuai dengan peraturan pemerintah, insya Allah pada bulan April 2027, saya memasuki purnabakti, semoga Kecamatan Dramaga bisa jauh lebih baik dari tahun ini.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pasukan Paskibra yang telah melaksanakan tugas negara dengan baik, dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung dan mensukseskan acara HUT Kemerdekaan RI ke-81, sesuai pesan pak Bupati dalam sambutannya yang saya bacakan bahwa kita mengabdi untuk kepentingan masyarakat," Imbuhnya.
Dalam momentum hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, karena Camat diberikan kewenangan oleh undang - undang untuk membina dan mengawasi pemerintahan desa, maka Ia meminta agar Pemerintah desa untuk melayani masyarakat dengan sebaik - baiknya.
"Kami minta jadikan momentum Kemerdekaan RI ke - 81 untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, begitu pula halnya bagi abdi negara yang bertugas di kecamatan Dramaga, tingkatkan pelayanan kepada masyarakat, kalau bisa satu jam selesaikan satu jam, kalau bisa sehari selesaikan sehari, kita berikan yang terbaik untuk masyarakat sesuai harapan pemerintah dan sesuai dengan apa yang kita ucapkan dalam ikrar/janji ASN," tegasnya.
Program MBG
Masih dalam momentum Kemerdekaan, pihaknya juga mengimbau para pemilik dapur SPPG-MBG, agar memberikan yang terbaik bagi masyarakat khususnya para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG)
"MBG itu merupakan program strategis nasional, dan menjadi hak masyarakat penerima manfaat, Kami meminta kepada ahli gizi dan juru masak dapur SPPG agar memperhatikan aturan - aturan yang telah ditentukan. Jangan memasak itu lebih dari 12 jam baru dibagikan. Dan guru serta para KPM yang menerima MBG agar memakan makanan yang dibagikan tepat waktu, sesuai anjuran dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Program Kebersihan Lingkungan
Selanjutnya masih dalam momentum Kemerdekaan, Ia mengingatkan seluruh masyarakat Kecamatan Dramaga untuk terus konsisten menjaga kebersihan lingkungan, agar tetap bersih asri indah dan nyaman.
"Kami telah menjalankan program kebersihan lingkungan sejak tahun 2024 sampai sekarang, yang diawali dengan program gotong royong di masing - masing desa, dilanjutkan dengan Forkopimcam gotong royong di desa, dan Alhamdulillah kegiatan itu bisa menumbuhkan kepedulian masyarakat serta tumbuh kembali budaya gotong royong yang mulai hilang di masyarakat, dengan demikian ini bisa mencegah timbulnya penyakit, bencana alam, dan saat ini menjadi terlihat lebih bersih, indah dan hijau," tegasnya.
Lomba Gapura & Kebersihan Lingkungan
Pada momen kemerdekaan tahun ini Kecamatan Dramaga menggelar sembilan kegiatan perlombaan diantaranya lomba gapura dan kebersihan lingkungan yang diikuti 10 desa se-Kecamatan Dramaga.
"Dalam lomba gapura dan kebersihan lingkungan juara I diraih desa Cikarawang, Juara II diraih desa Purwasari dan Juara III diraih desa Sukadamai," ucapnya.
Pihaknya berharap bagi yang desanya keluar sebagai juara maupun belum juara, agar tetap Istiqomah menjaga kebersihan lingkungan, masyarakat harus terus diedukasi dan diajak secara bersama - sama bergotong royong dalam kebaikan.
Program Hutan Kota
Hutan kota tingkat kecamatan dan hutan kota skala desa merupakan program Bupati Bogor, Rudy Susmanto setiap kecamatan memiliki hutan kota, tujuannya tentu untuk pelestarian alam, menjaga ekosistem alam, menjadi cadangan oksigen, menjadi daerah cadangan air tanah, serta mencegah terjadinya erosi dan longsor.
"Kami telah memiliki hutan kota, seluas 1,5 hektar lokasinya ada di desa Neglasari, saat ini sudah ditanami ratusan pohon, diantaranya akasia manium, matoa, pete, mangga, alpukat dan lain - lain. Kemudian yang terbaru hutan kota skala desa ada di desa Sukadamai seluas 2.300 meter dan telah ditanami pohon buah - buahan sebanyak 95 pohon," jelas Atep.

