Advertisement
LAPORAN//TONI
THE NEWS.CO.ID
BOGOR DRAMAGA — Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa para pelajar di Kecamatan Dramaga terus meluas. Jika sebelumnya korban berasal dari empat sekolah, kini tercatat juga dari SDN Ciherang IV yang ikut melaporkan sejumlah siswa mengalami gejala serupa. Namun hingga saat ini, kondisi para korban secara umum masih dalam pengawasan dan terus membaik.
Kepala Puskesmas Dramaga, dr. Liza Restiana, Mengatakan perkembangan kasus terus berjalan secara berkesinambungan sehingga angka pasti belum dapat dipastikan. Namun yang jelas, kondisi korban yang sejak kemarin sore dalam kategori sedang kini telah berangsur membaik menjadi ringan. Tidak ada satu pun korban yang berada dalam kondisi berat. Rumah sakit juga telah bersiaga jika sewaktu-waktu diperlukan rujukan, namun hingga saat ini belum ada yang dirujuk atau dirawat inap.
Keluhan yang dialami korban rata-rata berupa mual dan muntah, sebagian kecil juga mengalami diare namun masih dalam batas wajar dan dapat ditangani secara rawat jalan.
Hingga saat ini masih ada warga dan siswa yang datang secara bertahap untuk menjalani pemeriksaan. Hal ini sejalan dengan kegiatan Penyelidikan Epidemiologi yang sedang dilakukan tim guna menelusuri lebih jauh penyebab dan cakupan kejadian. Tidak hanya dari sekolah, namun juga warga yang merasa bergejala di rumah diminta untuk segera melapor dan diperiksa.
Pihak berwenang memohon bantuan kepada perangkat desa dan warga agar saling berkoordinasi. Jika ada warga yang mengalami gejala mual, pusing, muntah, atau mencret, segera diantar ke Puskesmas Dramaga untuk pemeriksaan. Puskesmas tetap bersiaga dan menerima pemeriksaan secara rawat jalan mengingat kondisi korban umumnya masih dalam kategori ringan hingga sedang.
Semua makanan yang dikonsumsi berasal dari dapur penyedia yang sama, yaitu SPPG Dramaga Ciherang Kosong II. Sampel makanan telah diamankan dan hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan baru diketahui dalam 2–3 hari ke depan guna memastikan sumber penyebabnya.

