Advertisement
LAPORAN//TONI
THE NEWS.CO.ID
BOGOR NANGGUNG -Di tengah berkepanjangannya musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Bogor, serta kekhawatiran masyarakat terhadap potensi bencana alam, Pemerintah Kecamatan Nanggung bersama seluruh elemen masyarakat menggelar kegiatan Munajat dan Zikir Bersama memohon keselamatan kepada Allah SWT.
Kegiatan ini merupakan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi yang melibatkan para Kepala Desa,
PT Antam UBPE Pongkor, Karang Taruna, KNPI, serta seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Nanggung.
Camat Nanggung, Ae Saepulloh, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari keprihatinan bersama atas musibah kekeringan yang melanda, serta kekhawatiran warga menyusul informasi dari BMKG terkait potensi gempa besar jalur Megathrust.
"Kita berada di zona merah Kabupaten Bogor, dan kami merasa perlu mengambil langkah ganda: mitigasi bencana secara nyata melalui program pemerintah, sekaligus memohon perlindungan kepada Sang Maha Penguasa yang mengatur segalanya," ujar Camat.
Selain dzikri bersama, sambung Ae. diisi juga kegiatan kampanye anti LGBT sesuai dengan arahan dari Pemerintah Kabupaten Bogor.
Kampanye ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama untuk melindungi tatanan kehidupan sosial, budaya, serta nilai-nilai keagamaan yang tumbuh dan dijaga masyarakat Kabupaten Bogor selama ini.
"Kami berharap tidak ada LGBT di Kecamatan Nanggung dan masyarakat hal tersebut di Bogor Barat berkurang dan tidak ada lagi. Kami minta dukungan dari seluruh komponen masyarakat se-Kabupaten Bogor agar tidak ada lagi," tegasnya.
Sementara itu, CSR and Sub Division Head PT Antam UBPE Pongkor, Agustinus Toko Susentio mengungkapkan
PT Aneka Tambang Tbk menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Zikir Bersama yang digelar Pemerintah Kecamatan Nanggung. Dukungan ini sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan warga, lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat di wilayah operasionalnya.
Perwakilan PT Antam menyampaikan, kegiatan zikir bersama bukan sekadar kegiatan keagamaan, melainkan wujud upaya kolektif seluruh pemangku kepentingan menjaga Kecamatan Nanggung dari bencana, termasuk kekeringan yang melanda belakangan ini.
"Antam sangat mendukung kegiatan ini. Ini bagian dari upaya kita bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat menjaga Nanggung dari bencana, sekaligus mengatasi masalah yang kita hadapi bersama. Ini juga upaya spiritual mendoakan keselamatan warga, para pemimpin, serta kemajuan daerah tercinta," ujarnya.
Selain dukungan moril, Antam telah memberikan bantuan nyata guna mengatasi krisis air bersih akibat kekeringan. Langkah jangka pendek yang telah direalisasikan meliputi pengeboran dan pemasangan jaringan pipa distribusi air dari sumber yang tersedia ke pemukiman warga.
"Rencana jangka panjang pemetaan Sumber Air & Pengelolaan Berkelanjutan.
Antam menyadari keterbatasan air bersih di Nanggung terjadi hampir setiap tahun. Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen menyusun solusi jangka panjang bersama pemerintah daerah dan masyarakat," tukasnya.

